Apa Itu CMS ? Penjelasan Sistem Manajemen Konten

Kalau Anda ingin tahu apa itu CMS? Anda sudah tepat berada di artikel ini. Karena Saya akan jelaskan dengan lengkap pengertian cms dari sudut pandang di dunia digital signage dan videotron.

Disini Saya tidak membahas CMS untuk website seperti WordPress, Blogger, Prestashop, Magento, Joomla, dan lainnya. Tapi CMS yang akan Saya bahas di sini adalah CMS khusus untuk digital signage dan videotron.

Baca sampai habis yah, karena informasi ini akan sangat berguna untuk Anda.

Apa Itu CMS Dalam Dunia Videotron & Digital Signage ?

Sebuah videotron atau digital signage pastinya akan menampilkan konten, betul ? Entah itu konten dalam bentuk gambar ataupun video.

Nah, bagaimana caranya mengontrol konten-konten tersebut ?

Bagaimana sistem kerjanya ?

Aplikasi seperti apa yang digunakan untuk mengontrol atau menggonta-ganti konten tersebut?

Okay, singkat saja. Jawabannya adalah menggunakan aplikasi CMS atau bisa juga disebut content managment system.

CMS adalah sebuah aplikasi / software yang gunanya untuk mengontrol konten yang akan ditayangkan ( mulai dari mengganti konten, menjadwalkan konten, hingga kepada fungsi yang lebih advance)  .



CMS ini bentuknya hanya sebuah aplikasi. Bisa diinstall ke PC/Desktop atau yang sedang marak saat ini adalah diinstal ke smartphone. Dengan kata lain, Anda bisa mengontrol konten videotron dan digital signage via smartphone.

Wow, asik gak tuh?

Ada berbagai jenis software CMS yang bisa digunakan untuk mengelola konten pada digital signage / videotron. Saya akan berikan rekomendasi cms terbaik kepada Anda nanti di pertengahan artikel ini.

Anyway Anda pahamkan mana yang disebut digital signage? Mana yang disebut videotron? Kalau belum paham perbedaan digital signage dan videotron silahkan baca artikel Saya sebelumnya tentang videotron dan digital signage.

Lanjut,…

Memang umumnya CMS selalu menampilkan konten jenis gambar dan video. Tapi apakah Anda tahu bahwa ada jenis konten lain yang bisa di tampilkan selain gambar dan video ?

Ini dia jenis-jenis konten yang bisa ditampilkan pada CMS :

  1. Video
  2. Gambar
  3. Text
  4. Rss feed
  5. weather / cuaca
  6. Social media
  7. Html5
  8. Clock
  9.  Timer count down
  10. Streaming video rstp

Memang tidak semua aplikasi cms support ke 10 jenis konten yang Saya tulis diatas.

Tapi ada beberapa cms yang sudah supoort memainkan ke 10  konten tersebut.

Tapi setidaknya minimal hampir semua cms bisa menampilkan video dan gambar, yang mana ini sangat umum yang wajib ada pada fitur CMS.

Bagaimana Cara Kerja CMS?

Cms adalah aplikasi yang harus diinstal ke media server. Dalam hal ini media servernya bisa menggunakan pc / laptop maupun smartphone.

Dalam dunia IT , kalau ada server yang mengontrol, maka harus ada device client yang dikontrol. Artinya harus ada device yang bisa menjalankan perintah dari server CMS tersebut.

Client device yang akan dikontrol biasanya disebut media player / signage player / digital signage player. Bebas mau sebut yang mana, karena ketiganya memiliki fungsi yang sama.

Jadi sistem kerjanya seperti ini.

Pertama-tama aplikasi CMS harus di install ke media server, katakanlah Saya menggunakan laptop sebagai media servernya.

Kemudian Saya menggunakan digital signage player merk Iadea XMP 7300 sejenis Android box sebagai media player.

Hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengubungkan server dengan media player.

Nah , agar si server dapat berkomunikasi dengan media player, maka harus dihubungkan agar keduanya dapat saling terhubung dan berkomunikasi.

Koneksi yang bisa digunakan untuk menghubungkan server dan media player ada 2 cara , yaitu :

  1. Koneksi menggunakan jaringan internet
  2. Koneksi lokal / tanpa menggunakan internet

Katakanlah Saya menggunakan koneksi lokal tanpa internet, dengan kata lain Saya menggunakan jaringan LAN / local area network.

Dalam jaringan LAN ada 2 jenis media yang bisa digunakan untuk berkomunikasi , yaitu :

  • Melalui kabel Utp / ethernet ( wired )
  • Melalui koneksi Wifi ( wireless )

Tugas Saya selanjutnya adalah mengenalkan / mengubungkan laptop Saya dengan media player yang akan Saya kontrol melalui koneksi LAN via kabel Utp / Wifi ( bebas mau pilih yang mana ).

Setelah laptop Saya sudah terhubung dengan media player, maka Saya bisa mengelola konten apa saja yang akan Saya publish melalui laptop Saya sebagai server ke media player.

Just info, tidak semua CMS compatible dengan semua jenis media player.

Maksudnya seperti ini, dipercobaan yang Saya contohkan ini Saya menggunakan media player Iadea XMP 7300.

Nah, media player ini sudah datang dengan CMS bawaan / default pabrik yaitu Signapps Express.

Jadi kalau Saya menggunakan CMS Signapps Express artinya CMS ini hanya bisa running pada media player keluaran iadea saja, selain dari itu tidak bisa.

Begitu pula dengan merk dagang yang lain, contohnya kalau Saya menggunakan media player merk Scala SMP-S maka CMS yang digunakan adalah Scala Content Manager.

Kalau Saya menggunakan media player merk Brightsign maka CMS yang bisa digunakan adalah CMS bawaan dari brand tersebut.

Tapi ada juga beberapa CMS yang bisa digunakan cross platform dan brand, contohnya adalah CMS Signagelive.

Kalau Anda ingin tahu tentang CMS Signagelive silahkan baca artikel Saya sebelumnya.




Bagaimana Sistem Keamanan Aplikasi CMS?

Berbicara mengenai digital signage dan videotron tentunya akan sangat konsen dengan yang namanya sistem keamanan.

Tentunya kita tidak ingin digital signage serta videotron yang dikelola dapat dibajak dan diretas sehingga menampilkan konten-konten yang tidak diinginkan.

Saya berani jamin, tidak ada sistem keamanan yang 100% aman di dunia ini. Sehebat-hebatnya sistem keamanan pasti akan bobol juga.

Tapi setidaknya harus ada sistem keamanannya sudah teresnkripsi pada aplikasi CMS yang Anda gunakan. Sebab dengan adanya enkripsi ini maka akan mengurangi celah CMS diretas.

Tidak semua aplikasi CMS memiliki fitur enkripsi pada CMSnya, khususnya CMS gratisan.

Kalau berbicara videotron sudah pastilah gunakan CMS yang premium jangan pakai CMS yang abal-abal gratisan.

Karena sudah ada buktinya lho peretasan videotron beberapa waktu yang lalu heboh memainkan konten “plus plus” di Jakarta Selatan.

Sistem enkripsi ini sangat penting untuk videotron yang diakses menggunakan koneksi internet. Ini sih wajib hukumnya harus terenkripsi.

Oh iya, ngomong ngomong soal enkripsi, sudah tahukah Anda tentang pengertian enkripsi ?

Okay Saya jelaskan sedikit yah, bahasa gampangnya enkripsi adalah mengubah informasi data menjadi sandi yang sulit dibaca.

Contoh simple seperti ini, ketika Anda mencoba mengakses videotron Anda melalui internet pastinya Anda akan menggunakan password untuk masuk ke akun Anda.

Kalau data tersebut tidak dienkripsi, maka pada saat Anda mengakses informasi tersebut bisa dicuri oleh peretas, dan dengan mudah si peretas masuk ke akun Anda menggunakan password Anda tadi.

Nah kalau Anda menggunakan jaringan yang sudah di enkripsi maka, si peretas tetap dapat mencuri data Anda hanya saja dia tidak akan bisa memecahkan sandi.

mislanya begini, password Anda adalah 12345678 , kemudian setelah di enkripsi menjadi *-%^!_+<???&&^>^#@?”|}

Pertanyaannya apakah si peretas bisa mengerti sandi tersebut, untuk hal itu kembali lagi seperti yang Saya sebutkan di atas bahwa tidak ada sistem keamanan yang 100% aman.

Yah mungkin saja si peretas bisa kalau memang dia benar-benar seorang ahli, tapi setidaknya dia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memprosesnya.

Okay, itu kan kalau diakses lewat jaringan internet, kalau yang jaringan lokal bagaimana?

Yah sebagai jaga-jaga saja juga gak ada salahnya kan.

Jenis CMS Yang Saya Rekomendasikan.

Sekarang ini ada banyak sekali jenis CMS yang dijual di pasaran. Mulai dari yang paling simple hingga dengan fitur yang paling advance.

Adapun beberapa CMS yang sudah pernah Saya gunakan dan menurut Saya memang kredibel adalah sebagai berikut :

  1. Signagelive
  2. Scala Content Manager
  3. Screen Cloud
  4. Vmix
  5. Novisign
  6. Enplug
  7. Signapps Express
  8. Vnnox
  9. Brighauthor

Dari beberapa CMS yang Saya sebutkan diatas ada beberapa CMS yang dijual bersamaan sepaket dengan media playernya seperti Scala, Vnnox, Signaaps express, Brightauthor, Vmix.

Sementara untuk CMS seperti signagelive, screen cloud, novisign, enplug bisa menggunakan media player cross platform seperti android, windows, chromebook, dll.

Fitur Yang Dimiliki CMS

Ada banyak sekali fitur-fitur yang dimiliki oleh CMS dan biasanya setiap CMS memiliki fitur yang berbeda-beda.

Contohnya saja seperti fitur pada Signagelive dan Scala pastinya tidak sama 100%, tapi setidaknya ada beberapa fitur yang relatif sama seperti di bawah ini :

  • content schedulling
  • custom layout
  • dashboard monitoring
  • HTML5 Support
  • RSS / running text support
  • support konten video & gambar
  • playlist system
  • user / account managment
  • using template

Selain itu ada banyak lagi fitur-fitur yang lebih advance seperti :

  • interactive
  • advance coding / script
  • scheduling power
  • log play
  • control volume
  • preview screen / capture screen
  • triggrering system

Sebenarnya masih banyak lagi fitur yang lebih advance yang Saya sendiri masih terus explorasi lebih dalam dari brand-brand ternama lainnya.

Hanya saja sebatas riset Saya selama ini, baru segitu fitur yang Saya tahu dari sebuah CMS.



Penutup

Mungkin segitu dulu informasi kali ini.

Jika Anda memilik pertanyaan silahkan tanya Saya via email di halaman kontak.

Jangan ragu untuk bertanya karena Saya suka sharin pengetahuan yang Saya punya.

Leave a Reply