Solusi Videotron Untuk Gereja | House Of Worship Solution

Saat ini banyak sekali penggunaan videotron untuk kegiatan ibadah, khususnya di gereja gereja.

Videotron memang salah satu media yang tepat untuk digunakan pada ruang ibadah besar.

Dengan ukuran screen yang besar , videotron mampu menjangkau lebih jauh dan lebih banyak audience.

Berbekal pengalaman di perusahaan tempat Saya bekerja, yang mana sudah memasang banyak videotron di gereja gereja di Indonesia Saya ingin sharing sedikit informasi kepada Anda.

Nah di artikel ini Saya ingin share kebutuhan device seperti apa sih yang sering digunakan untuk mengcover kebutuhan videotron pada gereja atapun tempat ibadah ?

Ukuran dan bentuk videotronnya seperti apa sih kalau untuk kebutuhan gereja?

Software apa saja sih yang sering digunakan untuk kebutuhan gereja?

Apa saja input source yang sering digunakan?

Yes, semua pertanyaan itu akan Saya ulas di artikel ini. Saya akan berikan solusi yang paling simple untuk mengcover kebutuhan yang paling umum di gereja.

Yuk kita bahas satu persatu.

Jenis Videotron Untuk Gereja

Bentuk dan ukuran screen videotron untuk geraja pastinya berbeda satu sama lain.

Ada gereja yang menggunakan 1 screen, ada juga yang double screen.

Bahkan ada juga yang menggunaka triple screen.

Bagaimanapun bentuknya yang pasti semuanya menggunakan videotron LED type indoor fixed.

Karna jarak pandang yang tidak begitu jauh dari audience, umumnya gereja menggunakan videotron dengan jenis P4 dan P3.

Jenis Controller Yang Umum Digunakan Untuk Kebutuhan Gereja

Umumnya kebutuhan di gereja / rumah ibadah memiliki jenis konten yang sama , yaitu :

  • Jadwal gereja (image/presentation)
  • Background (video/image)
  • Lirik Lagu (overlay dengan background)
  • Khutbah (camera)

Umumnya sih hanya ada keempat hal tersebut.

Jadi bisa disimpulkan bahwa setidaknya akan ada 3 jenis input source yang dibutuhkan, yaitu :

  1. Camera (SDI port)
  2. PC Desktop / Laptop = presentasi (HDMI port)
  3. PC Desktop / Laptop = lirik lagu (VGA port)

Nah untuk bisa mengcover semua input tadi agar bisa di tampilkan ke screen, maka dibutuhkan sebuah device yang disebut video processor.

Dari video processor inilah semua input di proses agar bisa ditampilkan ke screen.

Switching setiap input dan output semua diatur pada video processor.

Jenis Software Yang Sering Di Dunakan.

Ada beberapa software yang sering digunakan pada videotron untuk gereja.

Saya akan berikan berikan beberapa contohnya :

Keempat software diatas hampir memiliki fungsi yang sama untuk memanage konten pada sebuah gereja.

Keempat software tersebut dapat digunakan untuk mengkolaborasikan jenis konten seperti lirik lagu , camera, slide presentasi khutbah, video khutbah sehingga bisa tampil secara smooth pada screen.

Memang keempat software tersebut memiliki perbedaan pengoperasian, namun semuanya memiliki kemiripan.

Gak susah lah cara mengoperasikannya.

Cabling

Untuk cabling biasanya sih akan menyesuaikan dengan area gereja.

Semakin jauh ruang control dengan screen videotron maka semakin jauh juga cable yang dibutuhkan.

Umumnya semua controller akan berada di ruang control. Nah tinggal bagaimana jalur penarikan kabel yang dibutuhkan agar bisa sampai ke videotron.

Sebagai pengingat saja bahwa kabel utp yang digunakan dari controller (sendingbox) ke videotron itu memiliki batasan maksimal yaitu 100 meter.

Apabila melebihi 100 meter maka harus digunakan solusi perpanjangan kabel menggunakan kabel fiber optic.

Silahkan baca artikel Saya sebelumnya tentang cara mengontrol LED videotron lebih dari 100 meter .

Diagram Topologi  Videotron Untuk Gereja

Di bawah ini Saya coba gambarkan topologi simple untuk kebutuhan gereja.

topologi videotron untuk gereja

Dari gambar di atas Saya membuatkan solusi untuk kebutuhan 1 screen dengan maksimal resolusi fullHD.

Tentunya jika pakai pixel P3 ukuran screen bisa mencapai 8×4 meter lhoo.

Saya pikir ini sudah cukup lah untuk menggambarkan kebutuhaan gereja dengan skala jamaah yang lumayan banyak.

Pada gambar terlihat ada 3 jenis input menggunakan camera SDI, Laptop, dan PC desktop sebagai input sourcenya.

Untuk mengontrol ketiga source tersebut Saya menggunakan video processor dari Magnimage MIG 550 yang mana sudah cukup untuk mengcover solusi ini.

Untuk sendingbox nya menggunakan Novastar Mctrl 600 yang sudah bisa mengcover resolusi full HD dengan catatan receving card yang ada didalam komponen videotron juga menggunakan sistem yang sama yaitu Novastar.

Dan selesai deh, tinggal kontrol LED menggunakan video processor dan kontrol konten menggunakan software yang sudah Saya sebut di atas.

==================================================================================

Sekian dulu artikel hari ini.

Jika Anda ada kebutuhan LED videotron untuk gereja silahkan email Saya di info@junaedialwi.com untuk mendapatkan penawaran serta konsultasi langsung dengan Saya.

Leave a Reply